Minum Kopi Setiap Hari? Ini Pengaruhnya Terhadap Usus, Pencernaan, dan Kualitas Tidur!

- Penulis

Senin, 9 Februari 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Minum Kopi (Foto: iStockphoto)

Ilustrasi Minum Kopi (Foto: iStockphoto)

Digimifin – Kopi telah menjadi bagian dari gaya hidup banyak orang. Minuman ini kerap dikonsumsi di pagi hari untuk membantu tubuh lebih segar, meningkatkan fokus, hingga menemani aktivitas kerja agar tetap produktif.

Namun, di balik rasanya yang nikmat dan aromanya yang menggoda, kopi ternyata memiliki pengaruh cukup besar terhadap kondisi tubuh, khususnya pada sistem pencernaan dan kesehatan usus.

Tak sedikit orang yang merasakan perubahan pada perut setelah minum kopi. Mulai dari dorongan buang air besar, perut terasa lebih aktif, hingga muncul rasa tidak nyaman.

Hal ini menimbulkan pertanyaan, apakah kebiasaan minum kopi setiap hari aman bagi tubuh, atau justru dapat memicu masalah kesehatan tertentu?

Dampak Kopi Terhadap Usus dan Sistem Pencernaan

Kopi dikenal sebagai minuman yang mampu merangsang kerja saluran pencernaan. Kandungan kafein di dalamnya berperan dalam meningkatkan aktivitas otot-otot di sepanjang usus.

Proses ini dikenal sebagai motilitas usus, yaitu gerakan alami yang membantu mendorong sisa makanan melalui saluran pencernaan.

Bagi sebagian orang, efek ini terasa cukup signifikan karena membuat sistem pencernaan bekerja lebih cepat setelah minum kopi. Namun, respons tubuh setiap individu bisa berbeda.

Pada orang dengan sistem pencernaan sensitif, rangsangan berlebihan justru dapat menyebabkan perut mulas, kram, atau bahkan diare. Kondisi ini sering dialami oleh penderita gangguan pencernaan seperti Irritable Bowel Syndrome (IBS).

Selain memengaruhi gerakan usus, kopi juga berinteraksi dengan hormon pencernaan di dalam tubuh. Konsumsi kopi dapat merangsang pelepasan hormon seperti gastrin dan cholecystokinin yang berperan dalam produksi asam lambung dan kontraksi usus.

Inilah alasan mengapa kopi sering memberikan efek cepat pada sistem pencernaan, terutama jika diminum dalam keadaan perut kosong.

Baca Juga :  5 Penyebab Sering Mengantuk yang Jarang Diketahui

Peran Kopi dalam Menjaga Keseimbangan Bakteri Usus

Di balik efek stimulannya, kopi juga memiliki sisi positif bagi kesehatan usus. Minuman ini mengandung polifenol, yaitu senyawa antioksidan yang dapat berfungsi sebagai prebiotik alami.

Polifenol membantu mendukung pertumbuhan bakteri baik di dalam usus, yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan mikrobiota pencernaan.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa orang yang rutin mengonsumsi kopi dalam jumlah moderat cenderung memiliki keragaman bakteri usus yang lebih baik.

Keberagaman mikrobiota ini berkaitan erat dengan daya tahan tubuh, proses pencernaan yang optimal, serta penyerapan nutrisi yang lebih efisien.

Dengan kata lain, kopi tidak selalu identik dengan dampak negatif, selama konsumsinya tidak berlebihan dan diimbangi dengan pola makan sehat.

Meski demikian, manfaat ini tetap bergantung pada gaya hidup secara keseluruhan. Konsumsi kopi yang disertai asupan serat, air putih yang cukup, serta kebiasaan makan teratur akan memberikan hasil yang jauh lebih baik bagi kesehatan usus.

Potensi Risiko Kopi Terhadap Lambung dan Penyerapan Nutrisi

Kopi memiliki sifat asam yang dapat meningkatkan produksi asam lambung. Pada orang yang memiliki riwayat maag atau gangguan asam lambung, kondisi ini bisa memicu rasa perih, nyeri ulu hati, hingga sensasi terbakar di dada.

Selain itu, kafein juga dapat memengaruhi otot sfingter esofagus bawah, sehingga asam lambung lebih mudah naik ke kerongkongan dan menyebabkan refluks.

Tak hanya itu, kebiasaan minum kopi terlalu dekat dengan waktu makan juga dapat memengaruhi penyerapan mineral tertentu, seperti zat besi dan kalsium.

Dalam jangka panjang, hal ini berpotensi berdampak pada kesehatan tulang dan kadar hemoglobin, terutama jika tidak diimbangi dengan asupan nutrisi yang cukup.

Baca Juga :  Kopi Vs Teh, Mana yang Lebih Cocok untuk Gaya Hidup Sehat?

Beberapa orang juga melaporkan rasa tidak nyaman di perut setelah minum kopi, terutama saat dikonsumsi dalam kondisi perut kosong.

Efek stimulasi yang terlalu kuat pada usus dapat memicu kontraksi berlebihan, sehingga menyebabkan kram atau gangguan pencernaan lainnya.

Hubungan Konsumsi Kopi dengan Kualitas Tidur

Selain memengaruhi pencernaan, kopi juga berdampak langsung pada pola tidur. Kandungan kafein bekerja sebagai stimulan sistem saraf pusat yang dapat bertahan cukup lama di dalam tubuh. Dalam beberapa kasus, efek kafein bisa berlangsung hingga berjam-jam setelah kopi diminum.

Jika kopi dikonsumsi pada sore atau malam hari, risiko gangguan tidur menjadi lebih besar. Tubuh bisa mengalami kesulitan untuk tertidur, tidur menjadi kurang nyenyak, atau sering terbangun di malam hari.

Kurang tidur dalam jangka panjang tidak hanya berdampak pada tingkat energi dan konsentrasi, tetapi juga dapat memengaruhi keseimbangan hormon, suasana hati, dan kesehatan pencernaan.

Kondisi ini bisa menciptakan siklus yang kurang sehat, di mana kurang tidur mendorong seseorang untuk mengonsumsi lebih banyak kopi keesokan harinya, lalu kembali mengganggu kualitas tidur di malam hari.

Kesimpulan

Minum kopi setiap hari sebenarnya tidak selalu berbahaya bagi tubuh. Dalam jumlah yang wajar, kopi dapat membantu meningkatkan fokus, mendukung kesehatan usus, dan memberikan manfaat antioksidan.

Namun, konsumsi berlebihan atau tidak memperhatikan kondisi tubuh dapat memicu gangguan pencernaan, asam lambung, hingga masalah tidur.

Kunci utama dalam menikmati kopi adalah memahami batas toleransi tubuh masing-masing, memilih waktu konsumsi yang tepat, serta mengimbanginya dengan pola makan dan gaya hidup sehat. Dengan cara ini, kopi tetap bisa dinikmati tanpa harus mengorbankan kesehatan.

Penulis : Imam Arifin

Editor : Imam Arifin

Berita Terkait

5 Cara Menambah Berat Badan Paling Efektif
Kopi Vs Teh, Mana yang Lebih Cocok untuk Gaya Hidup Sehat?
5 Penyebab Sering Mengantuk yang Jarang Diketahui
2 Manfaat Angkat Kaki ke Tembok untuk Wanita yang Jarang Diketahui
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 9 Februari 2026 - 09:00 WIB

Minum Kopi Setiap Hari? Ini Pengaruhnya Terhadap Usus, Pencernaan, dan Kualitas Tidur!

Sabtu, 13 September 2025 - 09:00 WIB

5 Cara Menambah Berat Badan Paling Efektif

Jumat, 12 September 2025 - 09:00 WIB

Kopi Vs Teh, Mana yang Lebih Cocok untuk Gaya Hidup Sehat?

Sabtu, 6 September 2025 - 09:00 WIB

5 Penyebab Sering Mengantuk yang Jarang Diketahui

Rabu, 13 Agustus 2025 - 09:00 WIB

2 Manfaat Angkat Kaki ke Tembok untuk Wanita yang Jarang Diketahui

Berita Terbaru

Ilustrasi Kartu Indonesia Sehat (Foto: PAREPOS)

Tutorial

3 Cara Aktivasi Ulang BPJS PBI yang Tiba-Tiba Nonaktif

Senin, 9 Feb 2026 - 12:00 WIB