Hati-Hati! Ada Modus Penipuan Baru Mengatasnamakan Ditjen Pajak

Senin, 16 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Foto Modus Penipuan

Ilustrasi Foto Modus Penipuan

Digimifin – Kasus modus penipuan baru kembali meresahkan. Kali ini, pelaku mencatut nama Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk meyakinkan calon korban.

Melalui aksi penipuan ini, masyarakat diminta agar selalu waspada karena cara yang digunakan makin rapi dan terlihat lebih meyakinkan.

Direktorat Jenderal Pajak sendiri sudah mengeluarkan peringatan resmi agar masyarakat tidak mudah percaya pada oknum yang mengaku sebagai pegawai atau pejabat pajak.

Pelaku Manfaatkan Isu Pajak yang Lagi Hangat

Yang bikin modus ini berbahaya, pelaku memanfaatkan isu-isu perpajakan yang sedang ramai diperbincangkan. Jadi, korban merasa informasi yang diterima terlihat masuk akal. Beberapa isu yang sering dipakai antara lain:

  • Pemadanan NIK dan NPWP

  • Pembaruan atau konfirmasi data pajak

  • Aplikasi Coretax DJP

  • Isu mutasi atau promosi pegawai pajak

Karena terdengar resmi dan meyakinkan, banyak orang akhirnya lengah. Beberapa diantaranya bahkan berhasil menjadi korban.

Modus Penipuan Baru Lewat WhatsApp dan Aplikasi Palsu

Dalam praktiknya di lapangan, modus penipuan baru ini paling sering dilakukan melalui pesan WhatsApp. Berikut beberapa pola yang perlu kamu waspadai:

1. Diminta Mengunduh File .APK

Pelaku akan mengirim file dengan format .apk dan meminta korban untuk menginstalnya. Padahal, file tersebut berisi aplikasi berbahaya yang nantinya akan digunakan oleh pelaku untuk mencuri data.

Baca Juga :  5 Aplikasi Jual Pulsa Paling Cuan yang Cocok untuk Pemula

2. Tautan Aplikasi Pajak Palsu

Selain itu, korban juga akan diarahkan untuk mengunduh aplikasi seperti “M-Pajak” versi tidak resmi melalui link tertentu.

3. Permintaan Bayar Tagihan Pajak

Modus selanjutnya, penipu akan menghubungi korban dan mengaku ada tunggakan pajak yang harus segera dibayar melalui tautan tertentu.

4. Iming-Iming Restitusi Pajak

Selanjutnya, korban akan diberi kabar seolah-olah mendapatkan pengembalian pajak, tetapi diminta mengisi data pribadi atau mentransfer sejumlah uang terlebih dahulu.

5. Telepon Minta Transfer Langsung

Ada juga para pelaku yang langsung menelepon dan meminta transfer uang dengan alasan administrasi atau denda pajak.

Jika sudah sampai tahap transfer atau instal aplikasi palsu, risiko kebocoran data dan kerugian finansial tentu akan semakin besar.

Ciri-Ciri Penipuan yang Mengatasnamakan Ditjen Pajak

Agar kamu tidak menjadi korban penipuan, berikut beberapa ciri-ciri penipuan yang mengatasnamakan Ditjen Pajak:

  • Menghubungi lewat nomor pribadi, bukan kanal resmi

  • Mendesak korban untuk segera transfer

  • Mengirim link atau file mencurigakan

  • Meminta data sensitif seperti OTP, PIN, atau password

Perlu diingat, DJP tidak pernah meminta data rahasia atau pembayaran melalui WhatsApp pribadi.

Cara Cek Informasi Resmi dari DJP

Kalau kamu menerima pesan mencurigakan yang mengatasnamakan pajak, jangan langsung panik. Lakukan konfirmasi secara langsung melalui saluran resmi berikut ini:

  • Kring Pajak: 1500200

  • Email: pengaduan@pajak.go.id

  • Akun X: @kring_pajak

  • Situs Resmi: pajak.go.id, pengaduan.pajak.go.id

Baca Juga :  5 Cara Jualan Pulsa Lewat HP, Cuma Butuh Modal 100 Ribu Aja!

Selain itu, kamu juga bisa melaporkan nomor mencurigakan tersebut melalui situs aduannomor.id dan melaporkan tautan atau aplikasi penipuan lewat aduankonten.id.

Kenapa Modus Ini Makin Berbahaya?

Perkembangan teknologi membuat pelaku penipuan semakin kreatif. Mereka memanfaatkan desain pesan yang terlihat profesional, lengkap dengan logo dan bahasa formal.

Oleh karena itu, modus penipuan baru seperti ini sering kali sulit dibedakan dari pesan resmi. Apalagi jika korban memang sedang mengurus urusan pajak.

Kesimpulan

Kasus modus penipuan baru yang mencatut nama Ditjen Pajak menjadi peringatan bahwa kejahatan digital masih terus berkembang hingga saat ini.

Jangan langsung percaya terhadap sebuah pesan yang meminta kamu untuk menginstal aplikasi, klik tautan, atau transfer uang tanpa verifikasi resmi.

Selalu cek melalui sumber resmi sebelum mengambil tindakan. Lebih baik konfirmasi dulu daripada menyesal kemudian.

Apakah Digifers sudah pernah mendapatkan pesan mencurigakan seperti ini? Kalau sudah, jangan diam saja ya, segera laporkan agar tidak makin banyak korban.

Berita Terkait

Harga Emas Antam Hari Ini Ambles Rp43.000, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang!
Inilah Daftar Saham yang Ditendang MSCI, Investor Wajib Siaga!
Harga Emas Antam Hari Ini 12 Februari 2026: Nggak Bergerak!
Cara Mendapatkan 10 Juta Pertama Paling Realistis
Apa Itu Layanan Ajaib Protect? Yuk Simak Manfaatnya!
4 Perbedaan Bank Konvensional dan Bank Syariah
5 Cara Memulai Bisnis Coffee Shop Khusus untuk Pemula
5 Keuntungan Shopee Affiliate Program yang Bisa Bikin Kamu Cuan Maksimal

Berita Terkait

Senin, 16 Februari 2026 - 21:30 WIB

Hati-Hati! Ada Modus Penipuan Baru Mengatasnamakan Ditjen Pajak

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:15 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini Ambles Rp43.000, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang!

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:15 WIB

Inilah Daftar Saham yang Ditendang MSCI, Investor Wajib Siaga!

Kamis, 12 Februari 2026 - 06:48 WIB

Harga Emas Antam Hari Ini 12 Februari 2026: Nggak Bergerak!

Sabtu, 1 November 2025 - 09:00 WIB

Cara Mendapatkan 10 Juta Pertama Paling Realistis

Berita Terbaru

Game GTA 5 (Foto: ROG Community)

Game

Cheat GTA 5 Terbaru untuk PlayStation, Xbox, dan PC

Senin, 16 Feb 2026 - 22:30 WIB

Foto: Sertifikat Tanah

Tutorial

Cara Balik Nama Sertifikat Tanah Warisan yang Benar dan Resmi

Senin, 16 Feb 2026 - 22:00 WIB