Digimifin – Yamaha kembali menyegarkan lini motor bebek bergaya petualang miliknya, Yamaha PG-1, untuk model tahun 2026.
Kabar menariknya, motor ini hadir dengan warna baru di pasar Malaysia tanpa ada kenaikan harga sedikit pun.
Bandrolnya tetap di angka RM 6.998 atau sekitar Rp 29,8 juta, sama seperti harga yang dipatok sejak pertama meluncur pada 2024.
Untuk tahun ini, Yamaha memperkenalkan dua opsi warna anyar yang bikin tampilan PG-1 makin eye-catching, yaitu Classic Black dan Sky Blue.
Kehadiran warna baru tersebut memberi nuansa segar pada desain PG-1 yang mengusung konsep klasik-modern, simpel tapi tetap fungsional untuk berbagai kebutuhan harian maupun petualangan ringan.
Menariknya lagi, setiap pembelian Yamaha PG-1 di Malaysia sudah mendapatkan bonus kunci cakram rem asli Yamaha, nilai tambah yang cukup jarang diberikan di kelas motor bebek.
Mesin Tetap Sama, Fokus ke Efisiensi dan Keandalan
Soal performa, Yamaha PG-1 2026 masih mempertahankan mesin yang sudah terbukti tangguh. Motor ini dibekali mesin 114 cc, satu silinder, pendingin udara, dan sudah mengadopsi sistem Electronic Fuel Injection (EFI) untuk efisiensi bahan bakar yang lebih optimal.
Tenaga mesin disalurkan melalui transmisi 4 percepatan dengan kopling sentrifugal, membuatnya mudah dikendarai, bahkan untuk pemula.
Mesin tersebut mampu memuntahkan tenaga 9,0 PS pada 7.000 rpm dan torsi puncak 9,5 Nm pada 5.500 rpm, cukup responsif untuk penggunaan di dalam kota maupun jalur semi off-road.
Kaki-Kaki Sederhana Tapi Fungsional
Yamaha PG-1 menggunakan velg jari-jari 16 inci yang dibalut ban tubeless ukuran 90/100 di depan dan belakang. Konfigurasi ini mendukung karakter petualang ringan yang siap diajak melibas berbagai kondisi jalan.
Sektor pengereman mengandalkan cakram hidrolik tunggal di depan dan rem tromol di belakang. Meski belum dibekali ABS, hal ini masih sejalan dengan konsep PG-1 sebagai motor sederhana, ringan, dan terjangkau.
Nyaman, Mudah Dimodifikasi, dan Ramah Harian
Untuk urusan kenyamanan, PG-1 dibekali jok terpisah antara pengendara dan penumpang, membuat tampilannya semakin klasik dan memudahkan kustomisasi. Tinggi jok berada di angka 795 mm, relatif ramah untuk kebanyakan postur pengendara Asia.
Suspensi depan menggunakan garpu teleskopik, sementara bagian belakang ditopang dual shock absorber dengan preload yang bisa disetel sesuai kebutuhan.
Bobot motor ini hanya 107 kg, tergolong ringan, dengan kapasitas tangki bahan bakar 5,1 liter yang cukup untuk pemakaian harian.
Panel instrumen masih mengandalkan model analog, namun fitur-fitur praktis seperti starter elektrik dan standar tengah tetap dipertahankan, membuat Yamaha PG-1 cocok sebagai motor simpel yang fungsional dan mudah dirawat.
Bakal Masuk Indonesia?
Dengan harga yang kompetitif dan desain yang unik, Yamaha PG-1 2026 jelas punya daya tarik tersendiri. Pertanyaannya kini, apakah Yamaha Indonesia akan membawa motor ini ke Tanah Air? Melihat tren motor bergaya klasik dan petualang yang terus naik, peluangnya jelas terbuka.
Kalau benar masuk Indonesia, PG-1 bisa jadi opsi menarik buat kamu yang cari motor harian beda dari yang lain, ringan, dan siap diajak eksplor.









